Lewati ke konten utama
← Semua berita
Kegiatan•22 September 2026•Arif Abdurrahman

DPC PKB Kabupaten Bandung Evaluasi Internal Bersama DPAC, Perkuat Struktur hingga Tingkat TPS Menuju Pemilu 2029

DPC PKB Kabupaten Bandung Evaluasi Internal Bersama DPAC, Perkuat Struktur hingga Tingkat TPS Menuju Pemilu 2029

DPC PKB Kabupaten Bandung menggelar rapat evaluasi internal bersama DPAC PKB se-Kabupaten Bandung pada Selasa, 22 September 2026. Konsolidasi difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat TPS sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

KABUPATEN BANDUNG — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung menggelar rapat evaluasi internal bersama Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Bandung pada Selasa, 22 September 2026. Rapat tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal untuk mengevaluasi perkembangan organisasi sekaligus memperkuat struktur kepengurusan PKB di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Salah satu fokus pembahasan dalam rapat adalah penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah, termasuk memastikan keberadaan dan kesiapan struktur di tingkat desa, RW, hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagai bagian dari persiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi tersebut diarahkan agar koordinasi antara DPC dan DPAC berjalan semakin efektif serta struktur partai di tingkat kecamatan dan akar rumput dapat bekerja secara terarah. Penguatan organisasi menjadi salah satu perhatian penting PKB Kabupaten Bandung dalam menghadapi tahapan politik mendatang. Pada Juni 2026, kepengurusan DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2026–2031 kembali dipimpin Dadang Supriatna, dengan Tarya Witarsa sebagai sekretaris dan Dudi Mustopa sebagai bendahara. Ketua DPAC PKB Pacet: Struktur Harus Aktif dan Terkoordinasi Ketua DPAC PKB Kecamatan Pacet, Arif Abdurrahman, S.Pd., mengatakan bahwa konsolidasi organisasi menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh struktur dapat berjalan secara aktif dan terkoordinasi. Menurut Arif, penguatan struktur tidak hanya berhenti pada tingkat kecamatan. Struktur di tingkat desa hingga TPS perlu dipastikan memiliki personel, koordinasi, serta pembagian tugas yang jelas. “Evaluasi seperti ini penting untuk melihat sejauh mana struktur organisasi sudah berjalan. Kami di tingkat DPAC tentu akan terus melakukan konsolidasi sampai ke tingkat paling bawah, sehingga struktur yang sudah dibentuk benar-benar aktif dan memiliki koordinasi yang baik.” Arif menambahkan, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 perlu dibangun sejak jauh hari melalui penguatan organisasi dan komunikasi berjenjang. “Targetnya bukan hanya memiliki struktur secara administratif, tetapi bagaimana struktur tersebut benar-benar hidup, solid dan mampu menjalankan tugas organisasi di tengah masyarakat.” Konsolidasi Berjenjang Dalam rapat evaluasi, koordinasi antara DPC dan DPAC menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah organisasi. Setiap DPAC diharapkan dapat melakukan pemetaan terhadap kondisi struktur di wilayah masing-masing serta menindaklanjuti kebutuhan penguatan organisasi di tingkat bawah. Penguatan struktur hingga TPS juga membutuhkan pendataan dan koordinasi yang rapi agar organisasi memiliki basis data internal yang lebih tertata. Bagi DPAC PKB Kecamatan Pacet, konsolidasi tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat koordinasi dengan struktur di tingkat desa dan lingkungan masyarakat. Arif menegaskan bahwa proses konsolidasi harus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami siap menjalankan hasil evaluasi dan arahan organisasi. Prinsipnya, struktur harus terus diperkuat, komunikasi harus dijaga, dan seluruh jajaran harus bergerak bersama sesuai tugas masing-masing.” Rapat evaluasi internal DPC bersama DPAC PKB se-Kabupaten Bandung ini menjadi salah satu bagian dari proses konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Penguatan struktur secara berjenjang diharapkan dapat membuat koordinasi organisasi semakin tertata dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.

Bagikan:
WhatsApp